Pegadaian Cepat - Dana Tunai Bunga Bank Rendah & Ringan

Tips Take Over Kredit Leasing Mobil Agar Disetujui


Kami ingin berbagi informasi dan tips agar permohonan program take over kredit di leasing mobil dapat disetujui, karena Dana Jakarta melihat bahwa masyarakat Indonesia cukup antusias dengan program tersebut. Jumlah penelepon dan yang mendaftar sangat banyak. Kami mencatat permohonan pinjaman dana berupa gadai bpkb mobil dengan mengambil alih hutangnya di leasing lain yang belum lunas, mencapai 50% dari respon kontak yang masuk. Dan memang, program ini adalah salah satu solusi terbaik di dalam menghadapi masalah kesulitan keuangan anda.

take over kredit

Seperti yang dijelaskan pada penawaran gadai pada mobil tanpa bpkb, yang merupakan istilah lain dari take over pada kredit mobil, jumlah peminatnya yang akhirnya menjadi konsumen kami mencapai 35% dari jumlah nasabah aktif dan yang kami setujui. Ini dapat dijadikan indikator bahwa pemilik mobil yang membeli secara kredit dan belum selesai adalah potensi market yang besar. Sebagian mungkin pernah ajukan pinjaman tetapi belum disetujui dan sebagian mungkin belum mengetahui bahwa leasing dapat melakukan ambil alih kreditnya.

Tips Yang Harus Dilakukan

Program take over pada kredit mengacu program pinjaman di leasing kami, memiliki beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh nasabah. Diantaranya:

  • Pengambil-alihan pinjaman dari bank atau leasing bukan koperasi maupun institusi di luar perusahaan yang diawasi OJK.
  • Nasabah harus sudah menjalani angsuran minimal 60% dari total tenor.
  • Memiliki rekam jejak pembayaran angsuran ¬†pinjaman (credit history) yang baik.
  • Kami akan menyediakan dana talangan untuk melunasi kredit anda. Jadi pastikan anda memiliki nilai pelunasan yang tepat saat mendaftar pada program take over pada sistem kredit dari kami.
  • Memenuhi syarat Danajakarta sebagai nasabah secara umum.

Dari persyaratan tersebut, kita dapat mengambil langkah-langkah terbaik agar kredit take over leasing yang belum selesai pada agunan bpkb mobil anda dapat dilakukan. Tips terbaik buat anda diantaranya:

  1. Hindari pengajuan pinjaman jika anda ternyata sering terlambat membayar angsuran di leasing atau bank sebelumnya. Semua perusahaan pembiayaan yang memiliki program ambil alih kredit mobil pasti meminta history pembayaran. Jika anda sering terlambat apalagi pada bulan-bulan terakhir belum melunasi cicilan, pasti permohonannya tidak disetujui.
  2. Jika take over-nya ingin disetujui, pastikan juga bahwa anda memenuhi syarat umum leasing. Jika sebelumnya anda merasa mudah untuk membeli mobil dengan dicicil dengan dokumen persyaratan yang minim, hal itu biasanya disebabkan karena uang muka (DP) yang diajukan cukup besar. Kami mendapat informasi dari beberapa dealer resmi yang melakukan penjualan (salah satunya info dari marketing dealer Toyota di Jakarta Utara), sebagian besar konsumennya membeli unit dengan DP mencapai 30%. Ini sangat berpengaruh dan memperkecil tingkat resiko terjadi kredit macet pada nasabah. Sedangkan pada program gadai bpkb di leasing, tidak ada istilah “uang muka” yang memperkecil resiko.
  3. Kami menyarankan agar pemohon memiliki rumah sendiri bukan sewa rumah. Kondisi nasabah yang tinggal secara permanen memiliki resiko yang rendah terjadinya wanprestasi.
  4. Tips lain agar kami menyetujui permohonan take over pinjaman kredit anda, yaitu dengan selalu menjaga kondisi mobil yang menjadi jaminan agar tetap prima dan tidak full modifikasi. Jika anda “mendandani” kendaraan secara ekstrim sehingga jauh berbeda dengan spesifikasi standar, biasanya permohonan pinjaman ini ditolak. Sebaiknya anda baca jaminan yang kami larang sebagai agunan..
  5. Dana talangan yang kami sediakan diambil dari simulasi pinjaman baru. Jadi anda harus hitung secara pasti sisa hutang kredit di leasing sebelumnya. Sebaiknya anda hubungi mereka untuk mengetahui angka pastinya.
  6. Sebaiknya anda menghitung kembali secara cermat. Terkait syarat harus sudah menjalani 60% dari tenor, maka diharapkan ada sisa dana yang dapat anda bawa pulang. Pihak leasing yang ingin mengambil alih kredit mobil akan merasa curiga jika anda tidak mengambil selisih dari pencairan. Mengapa anda melakukan pengajuan take over hutang kredit di leasing? Jadi pastikan bahwa sisa hutang harus lebih kecil dari pencairan. Silakan bandingkan dengan simulasi pinjaman dengan jaminan bpkb kami.
  7. Sebaiknya, anda sebagai pemohon meminta persetujuan kepada pasangan resmi bahwa anda akan melakukan permohonan program take over outstanding pinjaman dari leasing sebelumnya. Tips ini penting karena kami akan meminta penjaminan dari pasangan (ikut tanda tangan).
  8. Program pembiayaan ulang (refinancing) atas kredit di leasing mobil juga berarti memperpanjang masa hutang. Jika misalnya sisa angsuran hanya 8 bulan lagi, maka dengan mengajukan take over berarti tanggung jawab mengangsur pinjaman menjadi lebih lama lagi, sesuai tenor yang diajukan.

Jika semua tips di atas dapat anda lakukan, niscaya permohonan pengalihan pinjaman dapat disetujui leasing, khususnya oleh Smart Finance. Jenis program take over hutang kredit leasing pada mobil ini biasanya hanya disediakan oleh perusahaan pembiayaan non perbankan. Bahkan setahu kami, program ini juga tidak tersedia pada pegadaian Taman Puring maupun pegadaian lainnya di Indonesia.