Pegadaian Cepat - Dana Tunai Bunga Bank Rendah & Ringan

Jenis Jaminan Pada Pinjaman Kredit di Bank dan Leasing


Produk dan layanan pinjaman kredit yang ada di Indonesia, cukup bervariasi dalam bentuk jaminannya. Baik di lembaga bank maupun leasing (perusahaan pembiayaan), memiliki kebijakan masing-masing terkait agunan. Walaupun KTA cukup gencar pemasarannya, tetapi karena tingkat persetujuan dan plafon yang rendah serta kecepatan proses yang membutuhkan waktu lama, maka program layanan peminjaman uang dengan metode jaminan masih diminati dan bahkan semakin banyak yang memanfaatkannya. Ada banyak kelebihannya, seperti yang dapat anda pelajari di sini. Dan kali ini, kita akan bahas jenis-jenis jaminan di bank dan perusahaan leasing di Indonesia.

jenis jaminan pinjaman

Agunan Dalam Kredit

Pinjaman di lembaga keuangan resmi di Indonesia, biasanya menjaminkan agunan kredit sebagai berikut:

  1. Bpkb. Buku kepemilikan kendaraan bermotor ini adalah jenis jaminan yang paling lazim dan populer. Hal ini disebabkan karena prosesnya sangat cepat. Cukup dengan melakukan cek fisik mobil maupun motor di samsat, maka pihak leasing, pegadaian maupun bank dapat langsung melakukan aproval kredit. Bahkan pada perusahaan pembiayaan kami, jika anda mengajukan jaminan berupa bpkb mobil dan kondisinya masih menjadi jaminan di leasing resmi lain (penawaran program take over pada kredit mobil), maka proses cek fisik hanya cukup dengan melihat unitnya saja. Kami akan melakukan verifikasi melalui data APPI (asosiasi perusahaan pembiayaan Indonesia). Sedangkan pada program gadai bpkb motor cepat yang kami tawarkan, proses cek fisik tidak perlu hingga ke samsat.
  2. Logam mulia dan emas. Ini adalah jenis agunan pegadaian yang paling populer. Rasanya sudah identik bagi masyarakat Indonesia jika mengajukan kredit uang di pegadaian, maka yang digunakan adalah logam mulia atau perhiasan emas.
  3. Sertifikat rumah, tanah maupun apartemen (SHM). Sebagian besar perbankan di Indonesia menerima agunan jenis ini di dalam memberikan pinjaman kepada masyarakat. Pada perusahaan pembiayaan (leasing) hanya beberapa saja yang menerimanya. Sedangkan pada pegadaian pemerintah, agunan ini belum bisa diajukan. Khusus sertifikat tanah, BPR (bank perkreditan rakyat) adalah lembaga yang paling banyak dituju oleh masyarakat.
  4. Jaminan Deposito. Ini adalah produk perbankan yang jarang dipromosikan, tetapi biasanya tersedia di hampir semua bank umum. Namanya disebut: “back to back deposit”. Biasanya, bunganya kecil, hanya sekitar 2% di atas bunga deposito, dengan tenor maksimal sama dengan jangka waktu deposito nasabah. Kami menduga bahwa jenis jaminan pinjaman di bank ini tidak dipasarkan secara agresif karena kebanyakan deposan hanya menyimpan dana dalam waktu singkat yaitu 1-3 bulan, walaupun pada akhirnya melakukan ARO (automatic Roll Over), yaitu perpanjangan jangka waktu deposito secara otomatis.
  5. Barang elektronik dan barang berharga. Jenis agunan yang dulu cukup dikenal di pegadaian pemerintah, kini lebih banyak dipasarkan oleh lembaga pegadaian swasta non OJK (bukan leasing). Bahkan kreditur seperti ini cukup banyak dikelola perorangan, dan biasanya di area perumahan maupun sekitar pasar. Jika jaminannya berupa unit kendaraan bermotor, maka banyak ditawarkan oleh showroom penjualan otomotif bekas.
  6. Jaminan Saham / Reksadana. Dahulu agunan ini cukup populer, terutama pada bank penerbit reksadana maupun penjamin pada transaksi saham. Memang, jenis ini bukanlah menghasilkan dana berbentuk uang tunai, fetapi hanya dapat digunakan untuk transaksi investasi saham. Tentu saja, layanan ini tidak tersedia pada leasing maupun pegadaian.
  7. Standby Letter of Credit (SLBC). Jenis ini memang bukanlah berlaku umum kepada masyarakat. Fungsinya mirip dengan bank garansi pada transaksi ekspor impor. Hanya ada pada lembaga bank umum bukan pada pegadaian atau leasing.

Demikianlah informasi tentang agunan pada pinjaman di leasing, pegadaian maupun bank yang lazim di Indonesia. Dengan penjelasan ini, kami berharap masyarakat menjadi paham. Dan jika anda memiliki salah satu jaminan yang kami sebutkan di atas, maka anda sudah mengetahui, kemana harus mengajukan kredit dana tunai.