Pegadaian Cepat - Dana Tunai Bunga Bank Rendah & Ringan

Bahayanya Aksi Lempar Bpkb Antar Leasing


Salah satu isu kuat yang cukup meresahkan nasabah adalah terkait kegiatan main lempar order gadai bpkb antar leasing yang dilakukan oleh oknum karyawan. Ada banyak potensi bahaya yang akan ditanggung jika hal tersebut terjadi. Pada program pegadaian bpkb motor maupun mobil yang kami kelola, secara tegas menyatakan bahwa hal ini bukanlah kebijakan kami. Dan Dana Jakarta cukup paham cara mengatasi aksi lempar order tersebut.

Potensi Bahaya Yang Perlu Diwaspadai

Adapun potensi bahaya yang dapat merugikan anda selaku debitur jika terjadi lempar order adalah sebagai berikut:

switch order leasing

  1. Nilai pencairan dan angsuran tidak sesuai. Biasanya, pihak oknum melakukan “switch order” pada pembiayaan non resmi yang tidak memberikan copy contract maupun polis asuransi. Ini sangat memungkinkan karena di semua kota ada saja rentenir oknum perorangan yang tidak mensyaraktkan legalitas transaksi. Jadi disarankan anda memahami tempat gadai bpkb yang resmi.
  2. Pada umumnya, oknum karyawan seperti ini motivasinya hanya mencari fee. Dia paham rentenir mana yang memberikan fee besar kepada pemberi order.
  3. Biasanya oknum akan bertindak sebagai pemohon pada kreditur tersebut.
  4. Jika perusahaan leasing yang yang menerima order mengalami kolaps, maka bahaya besar mengancam terkait jaminan yang anda miliki. Dari sisi hukum anda tidak bisa menuntut karena pengajuan atas nama oknum.
  5. Jika sewaktu-waktu nasabah ingin melunasi pinjaman sebelum batas waktu, maka penebusan bpkb baik sepeda motor atau mobil membutuhkan waktu lama. Ini berbahaya jika misalnya anda melunasi terkait penjualan kendaraan. Pembeli akan membatalkan transaksi karena hal ini.

Cara Antisipasi

Terkait dengan bahayanya kegiatan atau aksi lempar order (switching) antar leasing tersebut, maka Dana Jakarta dan Smart Multi Finance melakukan antisipasi. Caranya:

  • Melarang pihak surveyor maupun marketing dan agensi untuk menerima dokumen persyaratan asli. Terutama BPKB. Bahkan kami sering mengingatkan hal tersebut pada saat debitur berkonsultasi.
  • Pastikan penyerahan bpkb mobil atau motor yang asli dilakukan oleh nasabah langsung di kantor cabang yang ditunjuk. Mintalah tanda terima yang resmi.
  • Sebisa mungkin kami akan perluas jaringan cabang sebanyak-banyaknya. Strategi seperti ini juga dilakukan oleh pegadaian Tegal yang memiliki banyak cabang agar dekat dengan masyarakat.
  • Jangan lupa bahwa kami menyediakan copy contract dan polis sebagai pegangan bagi debitur.
  • Perhatikan nama pada contract sesuai dengan identitas anda.
  • Kami mencantumkan biaya yang timbul dan resmi pada proses pinjaman yang dikelola. Ini bagian antisipasi yang penting dari sisi peraturan hukum.
  • Kami menerapkan survey. Sebaiknya anda hindari perusahaan tidak resmi yang tidak menerapkan teknik survey kepada nasabah.

Demikianlah penjelasan yang wajib diketahui oleh nasabah. Kegiatan saling lempar order adalah hal yang berbahaya dan merugikan calon nasabah sehingga kami perlu menuliskan ulasannya untuk anda.